in

Google Bard, Produk Google Saingan Chat GPT

Google Bard, Produk Google Saingan Chat GPT


WARTALIKA.id – Google akhirnya launching produk AI dan digadang-gadang bisa menjadi saingan ChatGPT. Dengan nama Google Bard, mereka menyebutnya sebagai layanan AI percakapan eksperimental awal tahun ini. Google Bard adalah chatbot bertenaga AI yang bertindak sebagai penyair, ahli matematika kasar, dan bahkan pembicara yang baik.

Chatbot mirip dengan ChatGPT dalam banyak hal. Ini mampu menjawab pertanyaan kompleks tentang alam semesta dan memberi Anda pemahaman mendalam tentang berbagai topik dengan cara yang santai dan santai. Misalnya memberi knowledge statistik atlet yang bisa Anda baca sebelum mengakses w88bet.

Akan tetapi, BOT ini berbeda dari Chat GPT karena bot ini terhubung ke net secara free of charge, sehingga klaim Google menyatakan bahwa Google Bard memiliki respon segar dan berkualitas tinggi.

Google Bard didukung oleh PaLM 2. Sama halnya seperti ChatGPT, Google Bard adalah mesin AI yang sudah dilatih dengan berbagai macam kumpulan large knowledge berwawasan dan mampu memahami bahasa manusia seperti yang tertulis.

Bard diumumkan pada Februari 2023 dan diluncurkan untuk akses awal pada bulan berikutnya. Awalnya, sejumlah pengguna di Inggris dan AS diberikan akses dari daftar tunggu. Namun, di Google pada akhirnya membuka untuk umum.

Kini Google Bard sudah bisa digunakan ke lebih dari 180 negara di seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat dan semua negara anggota Uni Eropa. Pada Juli 2023, Bard bekerja dengan lebih dari 40 bahasa. Anda memerlukan akun Google untuk menggunakannya, tetapi akses ke semua fitur Bard sepenuhnya free of charge. Berbeda dengan ChatGPT OpenAI, tidak ada tingkatan berbayar.

Seperti Chat GPT, Bard adalah chatbot AI eksperimental yang dibangun berdasarkan algoritma pembelajaran mendalam yang disebut ‘mannequin bahasa besar’. Awalnya mereka menyebut mannequin bahasa besar itu sebagai LAMDA.

Pertama-tama, Bard dirilis pada “versi mannequin ringan” dari LaMDA. Kemudian pada I/O 2023, Google meluncurkan PaLM 2, mannequin bahasa generasi berikutnya yang dilatih pada kumpulan knowledge yang lebih luas yang mencakup berbagai bahasa. Mannequin ini lebih cepat dan efisien dibandingkan LamDA, dan hadir dalam empat ukuran untuk memenuhi kebutuhan perangkat dan fungsi yang berbeda.



Read more on nintendo

Written by bourbiza mohamed

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

obligatory pilot take a look at, Distant ID rule

obligatory pilot take a look at, Distant ID rule

Docs use Synthetic Intelligence to analysis sufferers – how do you are feeling?

Docs use Synthetic Intelligence to analysis sufferers – how do you are feeling?